Freehomeindustri

KESEHATAN ARTIKEL

Mengapa banyak industry makanan harus berbohong kepada konsumen tentang keamanan Corn Syrup?

Pada abad sekarang ini dengan bertambahnya teknologi  media komunikasi yang semakin canggih maka sumber informasi makin cepat dam mudah di dapat. Dengan teknologi komunikasi inilah maka masyarakat di dunia dapat mengetahui manfaat kelebihan dan keunggulan sebuah Produk atau jasa yang di jual oleh sebuah perusahaan  bermanfaat atau dapat merugikan pemakainya.  

Banyak orang yang mengetahui bahwa High Fructose Corn Syrup (HFCS) atau Corn Syrup Dengan Consentrat Fruktosa Tinggi aman untuk di konsumsi,Benarkah?

Media promosi edukasi di luar  dan dalam negeri dengan STATEMENT Corn Syrup dengan Consentrat Froktosa tinggi adalah sama dengan Gula, sehingga menyebabkan adanya peningkatan secara signifikan konsumsi Corn Syrup Consentrat Fruktosa Tinggi. Salah satu Riset yang paling gencar adalah dari Corn Refiners Association.

Lebih dari 7 Study yang di Promosikan oleh Corn Refiners Association Web site yang menyatakan “Confirm High Fructose Corn Syrup [is] No Different from sugar “. Salah satu sponsor adalah Dutch Foudation yang mendapatkan keuntungan dari industry gula.

Mungkin untuk banyak orang hal diatas tidaklah menjadi masalah tetapi perlu di cermati pula bahwa tubuh kita memerlukan makanan yang baik untuk proses metabolismenya seperti mesin mobil yang memerlukan perawatan yang terus menerus agara tetap berfungsi semestinya.

Berikut ini adalah Comment dari Dr. Mercola :

Fakta yang harus diketahui adalah Sebuah Study yang di Sponsori oleh perusahaan adalah untuk mendapatkan keuntungan finansial. Salah satu faktanya adalah CBS mention Study pada Rumah Sakit Boston Anak-Anak hasilnya 4- 8 kali lebih mendukung terhadap study yang mendanainya.

Yang menjadi masalah dalam Product Corn Syrup ini adalah Memposisikan Produknya sebagai  Kesehatan apabila Product Corn Syrup ini hanya berpromosi sebagai Produk dengan rasa atau berisi Corn Syrup ini tidak menjadi masalah.

Karena apabila  seseorang ditanya MENGAPA CORN SYRUP TIDAK BAIK UNTUK KESEHATAN ?

  1. Karena CORN SYRUP DENGAN KADAR TINGGI di metabolis dapat menjadi gemuk di dalam Tubuh  dan lebih cepat dari pada gula sebab Fruktosa di konsumsi dalam bentuk liquid (SODA) yang artinya dapat menyebabkan efek metabolik yang negativ di tubuh secara signifikan. 
  2. Riset terbaru tahun 2007 dari National Meeting Of The American Chemical Society menemukan bukti baru bahwa Pemanis Soft Drinks dengan Corn Syrup Consentrat Tinggi menyebabkan adanya DIABETES sebab berisi tingginya campuran bahan yang Reaktive yang menunjukkan sebagai pemicu kerusakan sel dan jaringan yang menyebabkan diabetes.
  3. Corn Syrup Consentrat Tinggi selalu terbuat dari Genetik Modified Corn

Banyak orang percaya Corn Syrup aman untuk di makan selama 35 Tahun belakangan ini yang secara empiris terbukti Fruktosa buatan tangan manusia seperti Corn Syrup Consentrat Tinggi memetabolise triglyserid dan Jaringan Adiposa bukan Gula darah. Jadi dapat dikatakan bahwa Fruktosa Tidak Mmenstimulasi Secresi Insulin dan meningkatkan Produksi Leptin. Sebab insulin dan Leptin Salah satu tanda berapa banyak makanan yan dimakan.

Fruktosa juga menyebabkan adanya peningkatan yang signifikan TRIGLYSERID dan LDL (Kolesterol Yang Tidak Layak Dikonsumsi).Dan Triglyserid adalah salah satu bentuk lemak yang terdapat dalam tubuh. 

Bagaimana Menghindari Corn Syrup Consentrat Tinggi ?

Tahun 2007 Amerika menkonsumsi rata -rata 56 Pounds Corn Syrup Consentrat Tinggi dan berasal dari SODA yang mana adalah sumber nomor satu kalori di Amerika. Dan Langkah Penting Pertama adalah Stop Minuman yang mengandung SODA yang dapat menolong dari ADIKSI SODA.

Sampingan dari bentuk soda corn syrup juga banyak ditemukan pada Proses Makanan dan Soft Drink Juice Buah, oleh sebab itu jika hendak memakan atau meminum  dalam bentuk Finish Good …..

Hendaklah Melihat Label Kadar Fruktosanya.

 

 

Email From : Dr.Mercola ( United State)

 

BERLAKUNYA STANDAR NASIONAL INDONESIA (SNI) UNTUK GULA RAFINASI.

Gula Rafinasi adalah salah satu produk komoditi di indonesia yang belum mempunyai Standar Nasional Indonesia. Sangat prihatin sekali bahwa atas dasar ini maka Gula Rafinasi di indonesia kurang dapat bersaing dengan Produk gula Import dari negara lain.

Mengapa Gula Rafinasi harus mendapatkan SNI ? Karena seperti kita ketahui bahwa rakyat Indonesia sebagian besar penduduknya dahulu adalah bercocok tanam atau sebagai petani. Dan salah satu usaha tani tersebut adalah Petani Gula yang masih menggunakan cara – cara konvensional, sedangkan Gula Import yang  beredar di Indonesia untuk Kerpeluan Industri Farmasi dan Food & Beverage menggunakan Gula dengan Standar yang relatif lebih baik dari Gula Rafinasi produk indonesia.

Oleh karena itu maka Departemen Perindustrian baru-baru ini mengajukan permohonan untuk mewajibkan menggunakan SNI untuk semua gula Rafinasi yang berada di Indonesia, dan sebagai salah satu langkah konkret tersebut adalah adanya salah satu Proses penetapan Prosedur SNI bagi salah satu Pabrikan Gula Rafinasi Indonesia.

Adapun parameter tersebut adalah Standar Mutu, Label,Cara-Cara Penjualan,Promosi&Advertising serta Pengawasan Distribusi Penjualannya.

Apabila SNI Gula Rafinasi ini berjalan dengan baik maka secara kontinuitas Standar Gula Rafinasi di indonesia akan semakin baik dan akan meningkatkan kepercayaan seluruh Pabrikan yang menggunakan Gula Rafinasi di Indonesia.

Tetapi hal ini juga harus dipikirkan bagaimana dengan para Industri Kecil dan Menengah, apakah dapat mengikuti standar SNI tersebut ? karena Untuk perusahaan besar tidaklah menjadi masalah tetapi bagaimana dengan para Industri Kecil dan Menengah Tersebut. Hal ini harus di berikan Solusi Alternativ yang terbaik agar industri kecil tersebut tetap survive. Dapat dicontohkan dengan menggabungkan Para Industri Kecil tersebut dan pemberian Kredit Ringan.

Lalu bagaimana untuk menghindari kebocoran dari gula rafinasi tersebut, sebagai bahan pemikiran saya lebih baik apabila setiap pembelian Gula Rafinasi Import melalui masing masing Asosiasi Perdagangan Tersebut dan wajib memberikan Laporan Kebutuhan Pembelian dan Penjualannya secara berkala Perbulan ke DEPERINDAG. Seperti Pabrikan Faarmasi ke Asosiasi GP Farmasi, Food ke masing-masing Asosiasi Food, Beverage ke masing-masing asosiasi Bevereage.

Dan sebagai kompensasinya seandainya ada penyimpangan maka Asosiasi tersebut bertanggung Jawab dengan adanya Pendistribusian yang baik dan benar dan seandainya ada penyimpangan maka DEPERINDAG BERHAK MEMBERIKAN PENGHENTIAN IMPORT UNTUK ASOSIASI TERSEBUT.

Bagaimana kalau ada Oknum di Asosiasi tersebut yang menyalahgunakan Wewenang dan menyebabkan kerugian Pabrikan lain yang tidak melanggar. Menurut saya segala Aturan ada Kompensasinya yang harus ditegakan demi berlangsungnya Import dan Export Perdagangan Pabrikan Lain. Sehingga Assosiasi perdagangan tersebur harus mempertangung Jawabkan terlebih dahulu terhadap anggotanya dan diselesaikan proses hukumnya. Setelah proses Hukum tersebut ditetapkan kemudian import dapat dilaksanakan kembali dengan pengawasan permintaan dan pengeluaran yang lebih ketat. 

Posting By : Alfento

2 Comments »

  1. [...] LANJUT … [...]

    Pingback by WHY THE FOOD INDUSTRY LIES TO YOU ABOUT CORN SYRUP? « Freehomeindustri — October 24, 2008 @ 5:17 pm | Reply

  2. [...] Oleh karena itu maka Departemen Perindustrian baru-baru ini mengajukan permohonan untuk mewajibkan menggunakan SNI untuk semua gula Rafinasi yang berada di Indonesia, dan sebagai salah satu langkah konkret tersebut adalah Lanjut ….. [...]

    Pingback by KAPAN SNI DILAKSANAKAN UNTUK GULA RAFINASI ? « Freehomeindustri — November 11, 2008 @ 3:05 pm | Reply


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Theme: Rubric. Blog at WordPress.com.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.